BELA, ROBERTA and Pangestoeti, Wahjoe and Rizki Azizi, Okky (2026) KONSEP TALC (TOURISM AREA LIFE CYCLE) DALAM PENGELOLAAN KAWASAN AIR TERJUN TEMBURUN DI KOTA TAREMPA KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
ROBERTA_BELA_2205020091_Ilmu Administrasi Negara_Cover.pdf - Published Version Download (565kB) |
|
|
Text (Abstrak)
ROBERTA_BELA_2205020091_Ilmu Administrasi Negara_Abstrak.pdf - Published Version Download (241kB) |
|
|
Text (Bab I)
ROBERTA_BELA_2205020091_Ilmu Administrasi Negara_Bab I.pdf - Published Version Download (310kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
ROBERTA_BELA_2205020091_Ilmu Administrasi Negara_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (144kB) |
|
|
Text (Full Teks)
ROBERTA_BELA_2205020091_Ilmu Administrasi Negara_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Konsep TALC adalah teori yang dikemukakan oleh Richard Butler pada tahun 1980 untuk menjelaskan siklus perkembangan suatu destinasi wisata sejak pertama kali ditemukan hingga kemungkinan mengalami penurunan atau pembaruan kembali. Pengolaan merupakan konsep pengelolaan wisata yang mengutamakan pelestarian lingkungan, keterlibatan masyarakat, dan keberlanjutan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep TALC ( Tourism Area Life Cycle)dalam pengelolaan kawasan wisata Air Terjun Temburun di Kabupaten Kepulauan Anambas serta mengidentifikasi hambatan dalam pengelolaan dan pengembangannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Industri dan Sumber Daya Pariwisata, Perencana Ahli Muda Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Anambas, Direktur BUMDes, serta masyarakat sekitar kawasan wisata. Analisis penelitian menggunakan teori Tourism Area Life Cycle (TALC) yang dikemukakan oleh Richard W. Butler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisata Air Terjun Temburun telah berada pada tahap pengembangan (development) dan konsolidasi (consolidation) yang ditandai dengan pembangunan fasilitas wisata, keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan, serta meningkatnya manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Adapun hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan anggaran, belum optimalnya promosi wisata, kerusakan beberapa sarana dan prasarana, serta kendala aksesibilitas menuju lokasi wisata. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan di Air Terjun Temburun telah dilaksanakan melalui pengembangan fasilitas wisata, keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan, serta upaya pelestarian lingkungan. Namun, pengelolaannya masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan anggaran, belum optimalnya promosi wisata, kerusakan sarana dan prasarana, serta kendala aksesibilitas menuju lokasi wisata. Kata Kunci: TALC ( Tourism Area Life Cycle ), Pengelolan, Air Terjun Temburun
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Administrasi Negara | |||||||||
| Depositing User: | user IAN | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 03:40 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 03:40 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12344 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
