NURBETTY, NURBETTY and Suryadi, Suryadi and Irfan, Harmain (2026) ANALISIS PENERAPAN GUGATAN SEDERHANA DALAM PENYELESAIAN PERKARA WANPRESTASI PERJANJIAN KREDIT DENGAN JAMINAN FIDUSIA (STUDI PUTUSAN NOMOR 9/Pdt.G.S/2024/PN TPG). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
NURBETTY_2205040139_Ilmu Hukum_Cover.pdf - Published Version Download (391kB) |
|
|
Text (Abstrak)
NURBETTY_2205040139_Ilmu Hukum_Abstrak.pdf - Published Version Download (42kB) |
|
|
Text (BAB 1)
NURBETTY_2205040139_Ilmu Hukum_BAB 1.pdf - Published Version Download (78kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
NURBETTY_2205040139_Ilmu Hukum_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (75kB) |
|
|
Text (Full Teks)
NURBETTY_2205040139_Ilmu Hukum_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan mekanisme gugatan sederhana sebagai upaya mewujudkan asas peradilan yang sederhana, cepat, dan berbiaya ringan dalam penyelesaian sengketa perdata, khususnya sengketa wanprestasi perjanjian kredit dengan jaminan fidusia. Rumusan masalah dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana penerapan gugatan sederhana dalam penyelesaian perkara wanprestasi perjanjian kredit dengan jaminan fidusia pada Putusan Nomor 9/Pdt.G.S/2024/PN TPG. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam dan komprehensif penerapan mekanisme gugatan sederhana serta pertimbangan hukum hakim dalam menyelesaikan perkara wanprestasi perjanjian kredit dengan jaminan fidusia pada putusan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach), yang didukung oleh data hasil wawancara dengan hakim, serta dianalisis secara deskriptif kualitatif terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan gugatan sederhana dalam Putusan Nomor 9/Pdt.G.S/2024/PN TPG telah sesuai secara mutlak dengan syarat limitatif PERMA Nomor 2 Tahun 2015 juncto PERMA Nomor 4 Tahun 2019, yaitu para pihak berdomisili di wilayah hukum yang sama, nilai tuntutan ganti kerugian materiil sebesar Rp137.310.300,00 berada di bawah batas maksimal Rp500.000.000,00, serta pembuktiannya sederhana melalui bukti otentik dan pengakuan murni tergugat. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa perkara wanprestasi perjanjian kredit berjaminan fidusia ini sangat tepat diselesaikan melalui gugatan sederhana, di mana hakim mengabulkan sebagian gugatan dengan menghukum tergugat membayar kerugian dan menyerahkan objek jaminan fidusia, namun menolak tuntutan uang paksa (dwangsom) karena hukuman pokok berisikan kewajiban pembayaran sejumlah uang
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Hukum | |||||||||
| Depositing User: | user ilmuhukum | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 03:51 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 03:51 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12365 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
