ALEXSANDER SITUMORANG, SISWANTO and Pratomo, Arief and Yandri, Falmi (2026) JENIS DAN TUTUPAN LAMUN DI PERAIRAN MALANG RAPAT KABUPATEN BINTAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
SISWANTO ALEXSANDER SITUMORANG_190254241029_Ilmu Kelautan_Cover.pdf - Published Version Download (761kB) |
|
|
Text (Abstrak)
SISWANTO ALEXSANDER SITUMORANG_190254241029_Ilmu Kelautan- Abstrak.pdf - Published Version Download (29kB) |
|
|
Text (BAB I)
SISWANTO ALEXSANDER SITUMORANG_190254241029_Ilmu Kelautan- BAB I.pdf - Published Version Download (91kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
SISWANTO ALEXSANDER SITUMORANG_190254241029_Ilmu Kelautan- Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (98kB) |
|
|
Text (Full Text)
SISWANTO ALEXSANDER SITUMORANG_190254241029_Ilmu Kelautan_Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Perairan Malang Rapat, Kabupaten Bintan, merupakan kawasan padang lamun di Provinsi Kepulauan Riau yang didominasi oleh Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii, memiliki peran ekologis penting bagi ekosistem pesisir, namun keberlanjutannya menghadapi tekanan akibat aktivitas manusia sehingga diperlukan penelitian mengenai struktur komunitas dan tutupan lamun sebagai dasar pengelolaan dan konservasi yang berkelanjutan. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas, tutupan lamun total dan tutupan lamun per jenis di perairan Malang Rapat. Alat dan bahan yang digunakan pada penelitian yaitu transek kuadrat 50x50 cm, GPS, roll meter, water quality tester, do meter, alat tulis, kamera dan boots karet. Metode sampling menggunakan 3 line transek dengan panjang dari pantai kearah laut 100 m dengan jarak antar transek sepanjang 50 m, dengan transek lamun diletak pada titik 0 sampai 100 m dengan jarak antar frame kuadrat 10 m. Analisis data yang digunakan pada penelitian yaitu tutupan lamun, identifikasi lamun dan kriteria kesehatan ekosistem lamun. Terdapat 2 jenis lamun yang ditemukan dari ketiga stasiun pengamatan yaitu : Enhalus acoroides, dan Thalassia hemprichii. Tutupan lamun tertinggi di perairan Malang Rapat terdapat pada stasiun 2 sebesar 34,58% dikategorikan tutupan lamun sedang yang didominasi oleh Enhalus acoroides sebesar 32,95% dengan kondisi lamun yang ada cenderung kurang kaya atau kurang sehat. Sedangkan, nilai tutupan lamun terendah terdapat pada stasiun 3 sebesar 14,81% dikategorikan tutupan lamun jarang yang didominasi oleh Enhalus acoroides sebesar 13.64% termasuk dalam kondisi lamun yang cenderung miskin.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 650 - 659 Management and Auxiliary Service (Manajemen dan Ilmu yang Berkaitan) | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 07:57 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 07:57 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12468 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
