Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

STRUKTUR KOMUNITAS LAMUN DI PULAU DOMPAK KOTA TANJUNGPINANG

MAULANA YUSUF SANJAYA, IQBAL and Pratomo, Arief and Febrianto, Try (2026) STRUKTUR KOMUNITAS LAMUN DI PULAU DOMPAK KOTA TANJUNGPINANG. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
Iqbal Maulana Yusuf Sanjaya_190254241056_Ilmu Kelautan_Cover.pdf - Published Version

Download (764kB)
[img] Text (Abstrak)
Iqbal Maulana Yusuf Sanjaya_190254241056_Ilmu Kelautan_Abstrak.pdf - Published Version

Download (306kB)
[img] Text (Bab I)
Iqbal Maulana Yusuf Sanjaya_190254241056_Ilmu Kelautan_BAB I.pdf - Published Version

Download (191kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Iqbal Maulana Yusuf Sanjaya_190254241056_Ilmu Kelautan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (360kB)
[img] Text (Full Teks)
Iqbal Maulana Yusuf Sanjaya_190254241056_Ilmu Kelautan_Full Teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Ekosistem padang lamun di Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang berperan penting sebagai tempat tinggal, mencari makan, dan pemijahan berbagai biota laut, namun kondisinya rentan terhadap gangguan aktivitas antropogenik di sekitar pesisir. Penelitian ini bertujuan menganalisis persentase tutupan dan struktur komunitas lamun di perairan Pulau Dompak. Penelitian dilaksanakan pada Juni–Juli 2026 dengan metode deskriptif kuantitatif pada tiga stasiun yang ditentukan secara purposive sampling berdasarkan perbedaan aktivitas masyarakat. Data dikumpulkan menggunakan transek kuadrat 50×50 cm sepanjang garis transek 100 meter, dilanjutkan analisis persentase tutupan, kerapatan jenis, indeks keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi. Ditemukan lima jenis lamun, yaitu Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Cymodocea rotundata, Halophila ovalis, dan Halodule pinifolia, dengan seluruh lima jenis hanya dijumpai di stasiun 2. Tutupan lamun tertinggi terdapat di stasiun 1 sebesar 50,64% dengan kategori sedang, kondisi kurang sehat, sedangkan stasiun 2 sebesar 15,15% dan stasiun 3 sebesar 1,74% tergolong jarang dengan kondisi miskin. Kerapatan jenis tertinggi ditemukan di stasiun 2 dengan nilai 226,30 tegakan/m² karena dominannya Halophila ovalis dan Cymodocea rotundata yang berukuran kecil namun tumbuh rapat, sedangkan kerapatan terendah di stasiun 3 dengan nilai 18,42 tegakan/m². Indeks keanekaragaman stasiun 1 dan 2 tergolong sedang, sedangkan stasiun 3 tergolong rendah akibat tekanan aktivitas jalur kapal roro. Indeks keseragaman stasiun 1 dan 2 tergolong tinggi, sedangkan stasiun 3 tergolong sedang. Indeks dominansi stasiun 1 dan 2 tergolong rendah, sedangkan stasiun 3 tergolong tinggi akibat dominasi Halophila ovalis. Kondisi ekosistem lamun di Pulau Dompak dipengaruhi oleh perbedaan intensitas aktivitas masyarakat serta karakteristik substrat pada tiap stasiun, sehingga diperlukan pengelolaan pesisir yang baik guna mencegah penurunan kondisi ekosistem lamun di wilayah tersebut. Kata kunci: Kerapatan Lamun, Pulau Dompak, Struktur Komunitas, Tutupan Lamun

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDPratomo, AriefNIPPK. 197004162021211004
UNSPECIFIEDFebrianto, TryNIP. 198702172019031005
Subjects: 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 570. Biologi
Divisions: Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan
Depositing User: user ilmukelautan
Date Deposited: 13 Aug 2026 04:07
Last Modified: 13 Aug 2026 04:07
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12529

Actions (login required)

View Item View Item