Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

PEMAKNAAN TRADISI MAKAN NIGE DAN NUJOH PASCA KEMATIAN BAGI MASYARAKAT KELURAHAN TANJUNG BATU KUNDUR

NADILA, NADILA and Syafitri, Rahma and Setiandika Igiasi, Teguh (2025) PEMAKNAAN TRADISI MAKAN NIGE DAN NUJOH PASCA KEMATIAN BAGI MASYARAKAT KELURAHAN TANJUNG BATU KUNDUR. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
NADILA_2005030024_Sosiologi_Cover.pdf - Published Version

Download (355kB)
[img] Text (Abstrak)
NADILA_2005030024_Sosiologi_Abstrak.pdf - Published Version

Download (117kB)
[img] Text (BAB 1)
NADILA_2005030024_Sosiologi_Bab 1.pdf - Published Version

Download (309kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
NADILA_2005030024_Sosiologi_Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (244kB)
[img] Text (Full Teks)
NADILA_2005030024_Sosiologi_Full Teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Tradisi kenduri kematian merupakan tradisi untuk menghormati seseorang yang telah meninggal dunia, tradisi ini telah dikenal dan dilaksanakan oleh masyarakat di Indonesia, hanya saja penyebutan nama dan pelaksanaan ritualnya berbeda-beda. Masyarakat Kelurahan Tanjung Batu Kundur mengenal tradisi kematian dengan nama nige dan nujoh yang artinya malam ketiga dan ketujuh kematian seseorang dengan melaksanakan ritual menyembelih hewan berkaki empat seperti sapi atau kambing pada malam ketujuhnya. Tujuan dari penelitian ini adalah, untuk mengetahui dinamika yang terjadi pada masyarakat Kelurahan Tanjung Batu Kundur terhadap tradisi kenduri makan nige dan nujoh pasca kematian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Menggunakan analisis teori tindakan sosial Max Weber yang terbagi menjadi 4 jenis tindakan, tindakan instrumental, tindakan rasionalitas nilai, tindakan tradisional, dan tindakan afektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya dengan adanya tradisi menyembelih hewan berupa sapi atau kambing yang diyakini oleh masyarakat Kelurahan Tanjung Batu Kundur menjadikan masyarakat terpecah dalam memaknai tradisi ini, beranggapan bahwa tradisi ini merupakan kebaikan dan mengkhawatitkan datangnya musibah bila tidak dilaksanakan dan terdapat juga masyarakat yang memaknai acara ini sebagai sesuatu yang berlebihan dan tidak perlu. Ini menciptakan dinamika ditengah-tengah masyarakat Kelurahan Tanjung Batu Kundur, menimbulkan gesekan dari pihak yang melaksanakan dan yang tidak melaksanakan. Kata Kunci: Tradisi, Kematian, Tanjung Batu Kundur

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDSyafitri, RahmaNIDN.0020088502
UNSPECIFIEDSetiandika Igiasi, TeguhNIDN.0030078703
Subjects: 300. Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial > 361.2 Social Action/Aksi Sosial
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: user sosiologi
Date Deposited: 05 Feb 2025 06:12
Last Modified: 05 Feb 2025 06:12
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/8398

Actions (login required)

View Item View Item