CRISTIANDY SIDAURUK, YOSHUA and Nuraini, Lia and Widiyani, Heni (2025) KESADARAN HUKUM SENIMAN LOKAL TERHADAP PERLINDUNGAN HAK CIPTA (STUDI KOTA TANJUNGPINANG). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
YOSHUA CRISTIANDY SIDAURUK_2105040092_Ilmu Hukum_Cover.pdf - Published Version Download (405kB) |
|
|
Text (Abstrak)
YOSHUA CRISTIANDY SIDAURUK_2105040092_Ilmu Hukum_Abstrak.pdf - Published Version Download (59kB) |
|
|
Text (BAB I)
YOSHUA CRISTIANDY SIDAURUK_2105040092_Ilmu Hukum_BAB I.pdf - Published Version Download (161kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
YOSHUA CRISTIANDY SIDAURUK_2105040092_Ilmu Hukum_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (125kB) |
|
|
Text (Full Teks)
YOSHUA CRISTIANDY SIDAURUK_2105040092_Ilmu Hukum_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Hak cipta adalah salah satu bentuk perlindungan hukum yang penting bagi seniman untuk melindungi karya intelektual mereka. Permasalahan di Kota Tanjungpinang ialah, tingkat kesadaran hukum seniman lokal terkait perlindungan hak cipta masih rendah dan faktor yang mendukung dan menghambat pendaftaran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kesadaran hukum seniman lokal terhadap perlindungan hak cipta, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi kesadaran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode normatif empiris yang memadukan analisis terhadap peraturan perundang-undangan dengan pengumpulan data lapangan melalui wawancara dan observasi. Teori yang digunakan adalah teori kemanfaatan hukum dari Jeremy Bentham, yang menekankan bahwa hukum harus memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk melindungi hak seniman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran hukum seniman lokal terhadap perlindungan hak cipta masih rendah. Banyak seniman tidak memahami pentingnya mendaftarkan karya mereka secara formal dan menganggap bahwa karya seni otomatis dilindungi tanpa prosedur pendaftaran. Faktor pendukung kesadaran hukum meliputi adanya sosialisasi dari instansi terkait dan komunitas seni yang aktif memberikan edukasi. Namun, faktor penghambat utama adalah stigma bahwa pendaftaran hak cipta tidak penting, kurangnya akses informasi hukum, serta anggapan bahwa proses pendaftaran terlalu rumit atau mahal. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan edukasi hukum, kemudahan akses informasi, dan penyederhanaan proses pendaftaran hak cipta. Dengan kesadaran hukum yang lebih baik, seniman lokal dapat melindungi karya mereka secara lebih efektif dan mendorong pengembangan seni budaya di Tanjungpinang Kata Kunci : Hak Cipta, Kesadaran Hukum, Seniman Lokal , Kota Tanjungpinang, Kemanfaatan Hukum
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Hukum | |||||||||
| Depositing User: | user ilmuhukum | |||||||||
| Date Deposited: | 10 Feb 2025 01:41 | |||||||||
| Last Modified: | 10 Feb 2025 01:41 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/8795 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
