NURWULANDARI, LUTHVI and Zulfikar, Andi and Apriadi, Tri (2025) ESTIMASI SIMPANAN FOSFOR (P) PADA LAMUN DI PERAIRAN PESISIR TIMUR DAN UTARA PULAU BINTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (COVER)
LUTHVI NURWULANDARI_2102020007_ManajemenSumberdayaPerairan_COVER.pdf - Published Version Download (358kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
LUTHVI NURWULANDARI_2102020007_MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN_ABSTRAK.pdf - Published Version Download (34kB) |
|
|
Text (BAB I)
LUTHVI NURWULANDARI_2102020007_MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN_BAB I.pdf - Published Version Download (43kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
LUTHVI NURWULANDARI_2102020007_MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (182kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
LUTHVI NURWULANDARI_2102020007_ManajemenSumberdayaPerairan_FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Perairan Pesisir Timur dan Utara Pulau Bintan yang terletak di Kepulauan Riau merupakan wilayah konservasi lamun dengan tingkat keanekaragaman dan persentase tutupan yang cukup tinggi. Selain berperan sebagai penyerap dan penyimpan karbon, lamun juga memiliki potensi dalam menyimpan fosfor di lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi simpanan fosfor (P) pada lamun di Perairan Pesisir Timur dan Utara Pulau Bintan serta menganalisis hubungan antara parameter ekologis lamun, yaitu kerapatan, tutupan, dan biomassa, terhadap kandungan fosfor tersebut. Penelitian dilakukan pada enam lokasi dengan metode survei lapangan dan teknik hierarchical sampling. Sampel lamun, substrat, dan air dikumpulkan dan dianalisis di laboratorium untuk mengukur kandungan fosfor menggunakan metode spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerapatan lamun tertinggi ditemukan di Pengudang (816 tegakan/m2) sedangkan kerapatan lamun terendah ditemukan di Berakit 2 (107 tegakan/m2), tutupan lamun tertinggi berada di Teluk Bakau 1 (83,5%) sedangkan tutupan lamun terendah berada di Teluk Bakau 2 (43,1%), serta biomassa tertinggi ditemukan di Pengudang (138,55 gr/m2) sedangkan biomassa terendah ditemukan di Berakit 2 (19,39 gr/m2). Simpanan fosfor tertinggi tercatat di Berakit 2 (0,321%) sedangkan simpanan fosfor terendah di Teluk Bakau 2 (0,258%). Korelasi antara tutupan dan kandungan fosfor menunjukkan hubungan yang positif menandakan bahwa peningkatan tutupan lamun berpotensi meningkatkan kapasitas penyimpanan fosfor.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 580. Ilmu Tumbuhan, Ilmu Tanaman, Botany | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan | |||||||||
| Depositing User: | user manajemenSP | |||||||||
| Date Deposited: | 06 Aug 2025 07:24 | |||||||||
| Last Modified: | 06 Aug 2025 07:24 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/9225 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
