GABRIELA, GABRIELA and Elfitra, Legi and Fabio Testy Ariance, Loren (2025) SIKAP BAHASA POSITIF DAN NEGATIF MAHASISWA ETNIS BATAK TOBA FKIP DI UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI 2025. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
GABRIELA_180388201010_PBSI-Cover.pdf - Published Version Download (708kB) |
|
|
Text (Abstrak)
GABRIELA_180388201010_PBSI-Abstrak.pdf - Published Version Download (165kB) |
|
|
Text (BAB I)
GABRIELA_180388201010_PBSI-BAB I.pdf - Published Version Download (293kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
GABRIELA_180388201010_PBSI-Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (279kB) |
|
|
Text (Full Teks)
GABRIELA_180388201010_PBSI-Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap bahasa positif dan negatif mahasiswa etnis Batak Toba di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji 2025. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendektan kualitatif. Untuk mendapatkan data peneliti menggunakan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan data didapat dari rekaman yang diperoleh dari hasil wawancara dari informan, kemudian data yang sudah ditranskip disempurnakan, hasilnya disesuaikan kembali dengan hasil rekaman, setelah transkip disempurnakan, kata- kata yang kurang jelas diberi tanda baca dan tanda lain yang diperlukan, selanjutnya dilakukan pengentikan dan dialihbahasakan maka dilakukan analisis sesuai dengan rumusan masalah dan indikator yang digunakan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa etnis Batak Toba FKIP UMRAH memiliki sikap bahasa positif yang cukup kuat, terutama pada indikator kesetiaan dan kebanggaan bahasa. Mahasiswa membiasakan diri menggunakan bahasa Batak Toba di ranah keluarga dan komunitas sesuku, serta memandang bahasa tersebut sebagai identitas dan warisan budaya yang perlu dilestarikan. Namun, sikap bahasa negatif masih ditemukan pada ranah kampus yang masih mencampur-campur bahasa, berupa ketidaksetiaan yang jarang menggunakan bahasa Batak Toba, ketidakbanggaan yang merasa malu atau enggan menggunakan bahasa Batak Toba di hadapan non-Batak, dan ketidaksadaran norma bahasa yang mencampur bahasa Batak Toba dengan bahasa lain tanpa memperhatikan kaidah. Faktor lingkungan sosial, dominasi bahasa Indonesia di ranah formal, serta rasa kurang percaya diri menjadi penyebab utama munculnya sikap bahasa negatif.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 400. Bahasa > 410. Linguistics (Linguistik, Bahasa Indonesia | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia | |||||||||
| Depositing User: | user Bahasa1 | |||||||||
| Date Deposited: | 08 Aug 2025 01:58 | |||||||||
| Last Modified: | 08 Aug 2025 01:58 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/9740 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
