DEWI ADANI, ANISA and Apriadi, Tri and Retna Melani, Winny (2025) FITOPLANKTON SEBAGAI BIOINDIKATOR PENCEMARAN PERAIRAN PESISIR KAMPUNG BUGIS DAN TELUK BAKAU, PULAU BINTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
ANISA DEWI ADANI_2002020043_MSP - Cover.pdf - Published Version Download (397kB) |
|
|
Text (Abstrak)
ANISA DEWI ADANI_2002020043_MSP - Abstrak.pdf - Published Version Download (249kB) |
|
|
Text (BAB 1)
ANISA DEWI ADANI_2002020043_MSP - Bab I.pdf - Published Version Download (237kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
ANISA DEWI ADANI_2002020043_MSP - Daftar pustaka.pdf - Published Version Download (265kB) |
|
|
Text (Full Text)
ANISA DEWI ADANI_2002020043_MSP - Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pulau Bintan merupakan pulau yang dikelilingi oleh lautan sehingga masyarakat yang tinggal di Pulau Bintan berada dekat dengan daerah pesisir. Kawasan pesisir Pulau Bintan yang banyak ditempati oleh masyarakat, dua diantaranya ialah Kampung Bugis dan Teluk Bakau. Padatnya penduduk dan banyaknya aktivitas yang dilakukan di sekitar perairan dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan perairan. Masukan bahan organik dan anorganik yang berlebihan dapat menjadi sumber pencemar di perairan dan dapat memengaruhi keberadaan fitoplankton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas fitoplankton, mengetahui tingkat pencemaran perairan berdasarkan indeks saprobik fitoplankton, dan mengetahui pengaruh parameter fisika kimia terhadap kelimpahan fitoplankton perairan pesisir pulau Bintan. Penelitian ini dilaksanakan di perairan Kampung Bugis dan Teluk Bakau pada bulan September – Oktober 2024. Metode yang digunakan yaitu metode survei. Penelitian dilakukan di 30 titik sampling dimasing-masing lokasi, penentuan titik sampling dilakukan dengan metode systematic random sampling. Analisis data yang digunakan yaitu indeks ekologi, indeks saprobik dan regresi linear berganda. Hasil yang didapatkan yaitu jenis fitoplankton yang ditemukan di perairan Kampung Bugis terdiri dari 4 divisi dan 22 genera, sedangkan di perairan Teluk Bakau terdiri dari 4 divisi dan 28 genera yaitu divisi Bacillariophyta, Cyanophyta, Dinophyta, dan Chlorophyta. Total kelimpahan fitoplakton di perairan Kampung Bugis mencapai 9.078.095 sel/m3 sedangkan di perairan Teluk Bakau mencapai 1.062.980 sel/m3 .Berdasarkan indeks ekologi fitoplankton di perairan Kampung Bugis perairan mengalami kondisi tertekan dan tidak seimbang, akibat dari pencemaran yang terjadi sedangkan di perairan Teluk Bakau berada dalam kondisi yang kurang stabil tetapi berpotensi untuk pulih jika tekanan lingkungan dapat dikurangi. Berdasarkan nilai indeks saprobik yang didapat di perairan Kampung Bugis dan Teluk Bakau maka kedua perairan tersebut tergolong dalam kategori pencemaran bahan organik ringan (fase β-mesosaprobik). Parameter yang berpengaruh terhadap kelimpahan fitoplankton di perairan Kampung Bugis yaitu kekeruhan dan nitrat sedangkan di perairan Teluk Bakau yaitu suhu, kecerahan, kedalaman, dan nitrat.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 000_umum 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 590. Animals (Ilmu Hewan-hewan, Ilmu Binatang-binatang) |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan | |||||||||
| Depositing User: | user manajemenSP | |||||||||
| Date Deposited: | 08 Aug 2025 03:06 | |||||||||
| Last Modified: | 08 Aug 2025 03:06 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/9742 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
