Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

URGENSI SCIENTIFIC CRIME INVESTIGATION DALAM PEMBUKTIAN PERKARA PERZINAHAN (Studi Kasus: Putusan Nomor: 340/Pid.B/2022/PN Tpg)

AFRIANI, SUSI and Syahputra, Irwandi and Efritadewi, Ayu (2025) URGENSI SCIENTIFIC CRIME INVESTIGATION DALAM PEMBUKTIAN PERKARA PERZINAHAN (Studi Kasus: Putusan Nomor: 340/Pid.B/2022/PN Tpg). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
SUSI AFRIANI_2105040079_Ilmu Hukum_Cover.pdf - Published Version

Download (881kB)
[img] Text (Abstrak)
SUSI AFRIANI_2105040079_Ilmu Hukum_Abstrak.pdf - Published Version

Download (191kB)
[img] Text (Bab 1)
SUSI AFRIANI_2105040079_Ilmu Hukum_Bab 1.pdf - Published Version

Download (253kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
SUSI AFRIANI_2105040079_Ilmu Hukum_Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (248kB)
[img] Text (Full Teks)
SUSI AFRIANI_2105040079_Ilmu Hukum_Full Teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Pembuktian pada kasus perzinahan yang melibatkan antara pria dan wanita yang telah menikah pada Putusan Nomor: 340/Pid.B/2022/PN Tpg. dianggap cukup rumit untuk diungkapkan sebab minimnya alat bukti saksi yang melihat, mendengar serta mengalaminya secara langsung. Oleh karena itu pada proses pembuktian di Pengadilan putusan ini ditemukan permasalahannya terkait tentang saksi yang dihadirkan pada saat sidang. Pada Putusan ini saksi yang dihadirkan dalam persidangan tidak ada satupun yang melihat, mendengar, dan mengalami secara langsung benar adanya tindak pidana perzinahan yang dilakukan oleh para terdakwa seperti yang dituduhkan. Oleh sebab itu agar tidak terjadinya asas praduga tidak bersalah maka untuk membuktikannya penyidik memerlukan ilmu sains (Scinetific Crime Investigation). Dalam menangani kasus perzinahan, penyidik dapat meminta bantuan dari ahli, sebagaimana diatur di Pasal 34 PERKAP POLRI No. 6 Tahun 2019 mengenai penyidikan tindak pidana. Di pasal itu, disebutkan dalam menjalankan penyidikan, penyidik mendapatkan dukungan berupa bantuan teknis untuk pembuktian yang bersifat ilmiah, yaitu Scientific Crime Investigation. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian hukum normatif, dengan pendekatan Perundang-Undangan (statute approach) serta pendekatan kasus (case approach). Hasil penelitian ini yaitu penggunaan pembuktian secara ilmiah dengan metode Scientific Crime Investigation sangat penting dalam mengungkap kasus perzinahan. Penerapan metode ini dalam bukti tindak pidana perzinahan berperan penting dalam mengurangi kesalahan yang biasanya terjadi saat mengelola bukti. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penerapan Scientific Crime Investigation dalam bukti tindak pidana perzinahan memiliki peran yang signifikan untuk mengurangi kesalahan yang sering muncul ketika mengelola alat bukti. Dalam upaya menelusuri kebenaran material suatu peristiwa kriminal, terutama pada kasus-kasus tertentu yang berhubungan dengan kehidupan serta fisik manusia, semacam perzinahan.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDSyahputra, IrwandiNIP.199407192019031007
UNSPECIFIEDEfritadewi, AyuNIP.198906092019032015
Subjects: 300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: user ilmuhukum
Date Deposited: 13 Aug 2025 03:37
Last Modified: 13 Aug 2025 03:37
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/9917

Actions (login required)

View Item View Item