ZULHA, MIMI AUDIA and Swastiwi, Anastasia Wiwik and Putri, Rizqi Apriani (2025) PARADIPLOMASI PEMERINTAH KOTA TANJUNGPINANG DALAM PEMAJUAN KEBUDAYAAN MELALUI DIPLOMASI BUDAYA BERBASIS PANTUN TAHUN 2017-2023. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
Mimi Audia Zulha_2105050001_Ilmu Hubungan Internasional_Cover.pdf - Published Version Download (912kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Mimi Audia Zulha_2105050001_Ilmu Hubungan Internasional_Abstrak.pdf - Published Version Download (227kB) |
|
|
Text (Bab I)
Mimi Audia Zulha_2105050001_Ilmu Hubungan Internasional_Bab I.pdf - Published Version Download (290kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Mimi Audia Zulha_2105050001_Ilmu Hubungan Internasional_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (238kB) |
|
|
Text (Full Teks)
Mimi Audia Zulha_2105050001_Ilmu Hubungan Internasional_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Perubahan tatanan global mendorong pemanfaatan soft power, termasuk diplomasi budaya sebagai sarana interaksi antarnegara melalui seni, kuliner, film, dan tradisi lokal untuk mendukung nation branding dan kepentingan nasional. Pengesahan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan memberikan arah kebijakan bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam memanfaatkan keragaman budaya sebagai alat diplomasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran paradiplomasi Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam proses kebijakan terkait pengajuan pantun sebagai identitas bangsa, media penyelesaian konflik budaya, serta pengakuan internasional melalui UNESCO. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dokumentasi, dan penelusuran website. Analisis yang digunakan yaitu, teori konstruktivisme dan paradiplomasi, serta konsep diplomasi budaya, soft power, stakeholder, dan nation branding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradiplomasi Pemerintah Kota Tanjungpinang cukup baik dalam memanfaatkan pantun sebagai media diplomasi budaya melalui festival, kolaborasi lintas budaya, dan promosi digital. Upaya ini memperkenalkan nilai-nilai Melayu secara internasional serta memperkuat hubungan budaya dengan negara serumpun seperti Malaysia. Namun, tantangan masih muncul terkait keberlanjutan, koordinasi lintas sektor, dan kebutuhan akan sinergi lebih kuat antar aktor lokal, regional, dan nasional dalam menghadapi pengaruh globalisasi budaya.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan 300. Ilmu Sosial > 320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan > 327.598 Foreign Relations of Indonesia/Politik Luar Negeri Indonesia |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional | |||||||||
| Depositing User: | user HI | |||||||||
| Date Deposited: | 14 Aug 2025 08:03 | |||||||||
| Last Modified: | 14 Aug 2025 08:03 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10229 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
