ANDANI, RAHMA and Ahada, Wahyusari and Dody, Irawan (2026) ANALISIS SEMIOTIK RITUAL ADAT BEBUANG MASYARAKAT SUKU LAUT PULAU LIPAN DESA PENUBA KECAMATAN SELAYAR KABUPATEN LINGGA. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
RAHMA ANDANI_2103010011_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia_Cover.pdf - Published Version Download (513kB) |
|
|
Text (Abstrak)
RAHMA ANDANI_2103010011_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia_Abstrak.pdf - Published Version Download (46kB) |
|
|
Text (BAB I)
RAHMA ANDANI_2103010011_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia_BAB I.pdf - Published Version Download (321kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
RAHMA ANDANI_2103010011_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (332kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Teks)
RAHMA ANDANI_2103010011_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia_Skripsi Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan arti semiotik yang terdapat dalam mantra pada upacara ritual Bebuang komunitas Suku Laut di Pulau Lipan, Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga. Tradisi Bebuang merupakan sebuah ritus adat yang terus dijaga oleh komunitas Suku Laut sebagai ungkapan spiritual dan hubungan yang harmonis antara manusia, alam, dan roh nenek moyang. Untuk penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan dengan metode analisis deskriptif, serta menerapkan teori semiotika dari Charles Sanders Peirce yang mencakup tiga komponen utama: ikon, indeks, dan simbol. Informasi dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pelaku upacara dan tokoh adat, serta dokumentasi teks mantra yang digunakan dalam ritual tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa mantra Bebuang menyimpan tanda-tanda linguistik dan simbolik yang mencerminkan nilai-nilai spiritual, sosial, dan ekologis dari masyarakat Suku Laut. Aspek ikon menunjukkan hubungan langsung antara kata dan objek ritual; aspek indeks menampilkan keterkaitan antara tanda dengan fenomena alam dan kekuatan spiritual; sedangkan aspek simbol mewakili sistem kepercayaan serta nilai-nilai budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Makna semiotik dalam mantra Bebuang tidak hanya berperan sebagai alat komunikasi dengan roh nenek moyang, tetapi juga sebagai bentuk kearifan lokal yang meneguhkan identitas budaya dari masyarakat Suku Laut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pelestarian budaya lisan serta perkembangan kajian semiotika dalam konteks tradisi Nusantara.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 390. Adat Istiadat, Etiket, Folklor > 390 Customs of People/Adat Istiadat dan Kebiasaan Masyarakat Berdasarkan Status Ekonomi dan Kelas Sosial 300. Ilmu Sosial > 390. Adat Istiadat, Etiket, Folklor > 390.0072 Research Methods/Metode Riset Penelitian tentang Adat Istiadat dan Kebiasaan 300. Ilmu Sosial > 390. Adat Istiadat, Etiket, Folklor > 394.4 Official Ceremonies and Observances/Upacara-upacara Resmi 400. Bahasa > 410. Linguistics (Linguistik, Bahasa Indonesia |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia | |||||||||
| Depositing User: | user Bahasa1 | |||||||||
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 06:44 | |||||||||
| Last Modified: | 28 Jan 2026 06:44 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10557 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
