NAOMI LASTIO SIHOMBING, HEPPI and Ahada, Wahyusari and Tessa Dwi, Leoni (2026) ANALISIS PSIKOLOGI EKSISTENSIAL TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SEMESTA ANASERA KARYA HINDHIASTINAAA. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
HEPPI NAOMI LASTIO SIHOMBING_2203010061_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia_Cover.pdf - Published Version Download (844kB) |
|
|
Text (Abstrak)
HEPPI NAOMI LASTIO SIHOMBING_2203010061_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia_Abstrak.pdf - Published Version Download (471kB) |
|
|
Text (BAB I)
HEPPI NAOMI LASTIO SIHOMBING_2203010061_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia_BAB I.pdf - Published Version Download (460kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
HEPPI NAOMI LASTIO SIHOMBING_2203010061_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (423kB) |
|
|
Text (Full Teks)
HEPPI NAOMI LASTIO SIHOMBING_2203010061_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna kehidupan, makna penderitaan, dan kehampaan eksistensial yang dialami tokoh utama dalam novel Semesta Anasera karya Hindhiastinaaa berdasarkan teori logoterapi Viktor E. Frankl. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan ialah peneliti membaca terlebih dahulu novel yang dijadikan objek penelitian, kemudian menyimak kutipan-kutipan yang mengandung logoterapi Viktor E. Frankl, selanjutnya mencatat data yang sesuai dengan indikator penelitian. Adapun teknik analisis data yang dilakukan ialah mengidentifikasi data yang mengandung logoterapi Viktor E. Frankl, mengklasifikasikan data ke dalam aspek makna kehidupan, makna penderitaan, dan kehampaan eksistensial, kemudian mendeskripsikan serta menyimpulkan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama dalam novel Semesta Anasera karya Hindhiastinaaa mengalami tiga aspek logoterapi Viktor E. Frankl, yaitu makna kehidupan, makna penderitaan, dan kehampaan eksistensial. Makna kehidupan ditemukan melalui dua indikator, yaitu makna hidup yang spesifik dan bertanggung jawab terhadap hidup. Makna penderitaan ditemukan melalui indikator mengubah sikap terhadap penderitaan dan menemukan makna dalam penderitaan. Kehampaan eksistensial ditemukan melalui indikator kebosanan dan frustrasi eksistensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjalanan psikologis tokoh utama berkembang dari kondisi kehampaan eksistensial, kemudian mampu memaknai penderitaan yang dialaminya, hingga akhirnya menemukan makna kehidupan sesuai dengan konsep logoterapi Viktor E. Frankl.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 400. Bahasa > 410.72 Research and Statistical Methods of Linguistic/Riset Linguistik, Metode Statistik Linguistik 400. Bahasa > 410. Linguistics (Linguistik, Bahasa Indonesia |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia | |||||||||
| Depositing User: | user Bahasa1 | |||||||||
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 01:55 | |||||||||
| Last Modified: | 06 Aug 2026 01:55 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11690 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
