Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

STRATEGI PENYELESAIAN KONFLIK HUBUNGAN INDUSTRIAL KOTA TANJUNGPINANG

SAFIKA, AMIRA and Adiputra, Yudhanto Satyagraha and Charin, Rizky Octa Putri (2025) STRATEGI PENYELESAIAN KONFLIK HUBUNGAN INDUSTRIAL KOTA TANJUNGPINANG. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
AMIRA_SAFIKA_2105010017_Ilmu Pemerintahan_Cover.pdf - Published Version

Download (411kB)
[img] Text (Abstrak)
AMIRA_SAFIKA_2105010017_Ilmu Pemerintahan_Abstrak.pdf - Published Version

Download (279kB)
[img] Text (BAB 1)
AMIRA_SAFIKA_2105010017_Ilmu Pemerintahan_BAB 1.pdf - Published Version

Download (240kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
AMIRA_SAFIKA_2105010017_Ilmu Pemerintahan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (225kB)
[img] Text (Full Teks)
AMIRA_SAFIKA_2105010017_Ilmu Pemerintahan_Full Teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Perselisihan hubungan industrial merupakan permasalahan yang kompleks dalam ketenagakerjaan di Kota Tanjungpinang. Selama 2020-2023, tercatat berbagai bentuk perselisihan meliputi: PHK sepihak, ketidaksesuaian upah dengan UMK, pembayaran THR, iuran BPJS, dan hak-hak normatif lainnya. Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disnakerkop UKM) Kota Tanjungpinang melalui Bidang Hubungan Industrial berwenang menangani konflik tersebut sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Strategi Mediator Disnakerkop UKM Kota Tanjungpinang dalam memediasi perselisihan hubungan industrial. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data meliputi data induktif, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini memakai teori penyelesaian konflik dari Nasikun (1993) yang mencakup 4 (empat) strategi utama yaitu negosiasi, konsiliasi, mediasi, dan arbitrase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses mediasi yang dilakukan menghasilkan dua bentuk penyelesaian konflik yaitu pencapaian Perjanjian Bersama atau pengeluaran Surat Anjuran untuk dilanjutkan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). Mediasi dilaksanakan dalam jangka waktu maksimal 30 hari kerja dengan tiga kali pertemuan. Pada beberapa kasus, konflik berhasil diselesaikan bahkan pada tahap klarifikasi ketika pekerja memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang peraturan yang berlaku. Dampak dari proses mediasi ini adalah penyelesaian konflik yang lebih efisien dibandingkan melalui jalur pengadilan, membantu menyelesaikan masalah yang tidak dapat diselesaikan di lingkungan kerja, serta menghasilkan solusi yang memudahkan bagi kedua belah pihak. Peran mediator sangat signifikan sebagai pihak yang dapat mempercepat pencapaian kesepakatan dan mengurangi potensi konflik, menciptakan iklim ketenagakerjaan yang lebih kondusif, serta meningkatkan pemahaman pihak-pihak terkait mengenai regulasi ketenagakerjaan yang berlaku di Kota Tanjungpinang.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDAdiputra, Yudhanto SatyagrahaNIDN.1015068301
UNSPECIFIEDCharin, Rizky Octa PutriNIDN.0004109502
Subjects: 300. Ilmu Sosial > 320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: user ilmupemerintahan
Date Deposited: 28 Jul 2025 06:17
Last Modified: 28 Jul 2025 06:17
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/9125

Actions (login required)

View Item View Item