JANNAH, MIFTAHUL and Tessa Dwi, Leoni and Siti, Habiba (2026) ANALISIS PELANGGARAN KESANTUNAN BERBAHASA DALAM FILM ALI TOPAN KARYA SIDHARTA TATA. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
MIFTAHUL JANNAH_2103010030_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia_Cover.pdf - Published Version Download (832kB) |
|
|
Text (Abstrak)
MIFTAHUL JANNAH_2103010030_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia_Abstrak.pdf - Published Version Download (290kB) |
|
|
Text (BAB I)
MIFTAHUL JANNAH_2103010030_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia_BAB I.pdf - Published Version Download (187kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
MIFTAHUL JANNAH_2103010030_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (174kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Teks)
MIFTAHUL JANNAH_2103010030_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia_Skripsi Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini menganalisis bentuk-bentuk pelanggaran kesantunan berbahasa dalam film Ali Topan karya Sidharta Tata berdasarkan teori prinsip kesantunan Geoffrey Leech. Film ini dipilih karena memuat berbagai bentuk interaksi verbal antar tokoh yang menggambarkan pelanggaran kesantunan, seperti makian, sindiran tajam, dan ungkapan tidak sopan yang mencerminkan dinamika sosial anak muda urban dalam konteks modern. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi. Data penelitian berupa tuturan-tuturan yang mengandung pelanggaran kesantunan berbahasa yang ditemukan dalam dialog tokoh-tokoh film Ali Topan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis menggunakan teori prinsip kesantunan Geoffrey Leech yang meliputi 6 maksim yaitu, kebijaksanaan, kemurahan hati, pujian, kerendahan hati, kesepakatan, dan simpati. Hasil penelitian menunjukan terdapat 33 tuturan yang melanggar prinsip kesantunan, terdiri dari 4 maksim kearifan, 6 maksim kedermawanan, 5 maksim pujian, 6 maksim kerendahan hati, 5 maksim kesepakatan, dan 7 maksim simpati. Pelanggaran kesantunan berbahasa dalam film Ali Topan terjadi terutama dalam situasi konflik antar teman dan kelompok balap jalanan, persaingan gengsi, interaksi informal antarteman sebaya, serta hubungan percintaan yang diwarnai sikap merendahkan, pamer keunggulan diri, penolakan kasar, dan ketidakpedulian terhadap perasaan lawan tutur. Penelitian ini memberikan kontribusi kebaruan dalam kajian pragmatik dengan mengkaji pelanggaran kesantunan berbahasa dalam film Ali Topan sebagai representasi bahasa gaul urban anak muda, sehingga memperluas pemahaman tentang pergeseran norma kesantunan dalam komunikasi populer kontemporer serta relevansinya terhadap dinamika penggunaan bahasa di masyarakat saat ini.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 000_umum > 070 - 079 Journalism, News Media, Publishing (Jurnalisme, Media Berita, Penerbitan) > 070.18 Documentary Films, Educational Films/Film Dokumenter, Film Pendidikan 400. Bahasa > 410. Linguistics (Linguistik, Bahasa Indonesia |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia | |||||||||
| Depositing User: | user Bahasa1 | |||||||||
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 07:48 | |||||||||
| Last Modified: | 30 Jan 2026 07:48 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10594 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
