PUTRI DAMANIK, STEVANIA and Ady, Muzwardi and Dhani, Akbar (2026) ANALISIS BATAM LOGISTIK EKOSISTEM (BLE) TERHADAP PENGEMBANGAN FREE TRADE ZONE (FTZ). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
STEVANIA PUTRI DAMANIK_2105050056_HUBUNGAN INTERNASIONAL_COVER.pdf - Published Version Download (546kB) |
|
|
Text (Abstrak)
STEVANIA PUTRI DAMANIK_2105050056_HUBUNGAN INTERNASIONAL_ABSTRAK.pdf - Published Version Download (64kB) |
|
|
Text (Bab 1)
STEVANIA PUTRI DAMANIK_2105050056_HUBUNGAN INTERNASIONAL_BAB 1.pdf - Published Version Download (82kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
STEVANIA PUTRI DAMANIK_2105050056_HUBUNGAN INTERNASIONAL_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (234kB) |
|
|
Text (Full Teks)
STEVANIA PUTRI DAMANIK_2105050056_HUBUNGAN INTERNASIONAL_FULL TEKS.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Batam merupakan wilayah strategis di Indonesia yang memiliki peran penting dalam perdagangan internasional karena statusnya sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas dan Free Trade Zone. Letak geografisnya yang dekat dengan Singapura dan Malaysia menjadikan Batam sebagai pusat logistik dan perdagangan utama di kawasan Asia Tenggara. Namun, pengembangan FTZ di Batam masih menghadapi berbagai tantangan, seperti tingginya biaya logistik, proses birokrasi yang panjang, serta lemahnya koordinasi antar lembaga yang terlibat dalam pelayanan logistik. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Badan Pengusahaan (BP) Batam meluncurkan Batam Logistik Ekositem (BLE) pada tahun 2021. BLE merupakan sebuah platform digital yang mengintegrasikan berbagai layanan logistik, mulai dari perizinan, kepabeanan, layanan pelabuhan, hingga pelacakan kargo secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Batam Logistik Ekositem (BLE) serta dampaknya terhadap pengembangan FTZ di Batam, khususnya dalam aspek efisiensi logistik dan koordinasi kelembagaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi yang melibatkan perwakilan dari BP Batam, Bea dan Cukai Batam, serta operator pelabuhan. Teori Teori port governance digunakan sebagai kerangka analisis untuk mengkaji peran kebijakan dan kerja sama antar lembaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan BLE telah meningkatkan efisiensi logistik melalui percepatan proses pelayanan, pengurangan prosedur manual, serta integrasi data antar instansi. Selain itu, BLE juga memperkuat koordinasi kelembagaan, meskipun masih terdapat tantangan terkait kesiapan sumber daya manusia dan penyesuaian regulasi.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 303.33. Kontrol Sosial | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional | |||||||||
| Depositing User: | user HI | |||||||||
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 03:16 | |||||||||
| Last Modified: | 05 Feb 2026 03:16 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10894 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
