Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

ANALISIS JEJARING PEMANGKU KEPENTINGAN PADA KEBIJAKAN KETAHANAN PANGAN (STUDI KASUS PADA SENTRA INDUSTRI KECIL MENENGAH SAGU KABUPATEN LINGGA)

APHIRA, GERY and Prima Safitri, Dian and Yudhi Prastya, Imam (2026) ANALISIS JEJARING PEMANGKU KEPENTINGAN PADA KEBIJAKAN KETAHANAN PANGAN (STUDI KASUS PADA SENTRA INDUSTRI KECIL MENENGAH SAGU KABUPATEN LINGGA). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
Gery Aphira_2205020026_Ilmu Administrasi Negara - Cover.pdf - Published Version

Download (777kB)
[img] Text (Abstrak)
Gery Aphira_2205020026_Ilmu Administrasi Negara - Abstrak.pdf - Published Version

Download (119kB)
[img] Text (BAB I)
Gery Aphira_2205020026_Ilmu Administrasi Negara - BAB I.pdf - Published Version

Download (185kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Gery Aphira_2205020026_Ilmu Administrasi Negara - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (184kB)
[img] Text (Full Teks)
Gery Aphira_2205020026_Ilmu Administrasi Negara - Full Teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Kebijakan hilirisasi komoditas sagu melalui pembangunan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Sagu di Desa Musai dirancang sebagai strategi Pemerintah Kabupaten Lingga untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani lokal, namun dalam pelaksanaannya operasionalisasi pabrik mengalami stagnasi panjang. Penelitian kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus berbantuan software NVivo 14 ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan tersebut beserta faktor determinan penghambatnya dengan menggunakan pisau analisis Model Implementasi Kebijakan Dennis A. Rondinelli (1983). Hasil temuan lapangan menunjukkan bahwa kebijakan berstatus stagnan (mangkrak) akibat kegagalan akumulatif pada variabel-variabel implementasi. Pada variabel Sumber Daya, laporan realisasi DAK 2024 mencatat pembangunan gedung tuntas 99,86% tetapi komponen vital pengadaan mesin produksi inti senilai Rp12,3 Miliar mengalami Putus Kontrak dengan realisasi anggaran 0,00%. Pada variabel Kondisi Lingkungan, melimpahnya potensi bahan baku hulu sebesar 4.242,43 Hektar menghadapi hambatan ekologis berupa serangan hama monyet ekor panjang pada jalur distribusi sungai serta keterbatasan akses darat. Pada variabel Karakteristik Agen Pelaksana, ditemukan lemahnya fungsi pengawasan Disperindagkop UKM terhadap kualifikasi mitra rekanan pengadaan. Analisis peneliti menyimpulkan bahwa keterbatasan sumber daya teknologi dan kendala lingkungan hulu ini merusak variabel Hubungan Antar Organisasi, di mana kekosongan fungsi Sentra IKM sebagai penampung domestik (offtaker) memaksa petani tradisional tetap terikat secara ekonomi dalam jaringan tengkulak (toke) luar daerah yang memicu hilangnya potensi nilai tambah ekonomi (value-added loss) bagi daerah. Sebagai kesimpulan, stagnasi Sentra IKM Sagu berakar dari kegagalan tata kelola pengadaan teknologi pada variabel sumber daya yang tidak diantisipasi oleh kapasitas fiskal daerah. Oleh karena itu, disarankan secara praktis agar Pemerintah Kabupaten Lingga segera melakukan pengadaan ulang mesin produksi memanfaatkan skema pendanaan alternatif (seperti usulan PSN atau CSR investor), memperketat pengawasan tender, serta membangun infrastruktur penunjang di sektor hulu demi memutus rantai ketergantungan petani pada tengkulak.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDPrima Safitri, DianNIP.198506012012122001
UNSPECIFIEDYudhi Prastya, ImamNIP.198307022014041002
Subjects: 300. Ilmu Sosial > 303.34. Kepemimpinan
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Administrasi Negara
Depositing User: user IAN
Date Deposited: 06 Aug 2026 01:56
Last Modified: 06 Aug 2026 01:56
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11589

Actions (login required)

View Item View Item