RANI, MERRISA and Alfiandri, Alfiandri and Wahjoe, Pangestoeti (2026) MODEL GOVERNANSI ADAPTIF DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN NELAYAN DI KECAMATAN MIDAI KABUPATEN NATUNA. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
MERRISA RANI_2105020004_IAN - Cover.pdf - Published Version Download (564kB) |
|
|
Text (Abstrak)
MERRISA RANI_2105020004_IAN - Abstrak.pdf - Published Version Download (253kB) |
|
|
Text (BAB I)
MERRISA RANI_2105020004_IAN - BAB I.pdf - Published Version Download (446kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
MERRISA RANI_2105020004_IAN - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (255kB) |
|
|
Text (Full Teks)
MERRISA RANI_2105020004_IAN - Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Sektor perikanan tangkap merupakan pilar ekonomi strategis yang potensial untuk diakomodasi demi mendorong kemajuan ekonomi di wilayah kepulauan terluar, seperti Kecamatan Midai, Kabupaten Natuna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model adaptive governance (governansi adaptif) dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan di wilayah tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sementara data sekunder diperoleh melalui analisis dokumen kelembagaan. Teknik analisis data yang diterapkan meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan dan validitas analisis diuji melalui triangulasi teori dengan mengadopsi kerangka teori Dietz dan Ostrom yang mencakup lima indikator utama, yaitu: ketersediaan informasi, resolusi konflik, kepatuhan terhadap aturan, ketersediaan infrastruktur, dan dorongan adaptasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model governansi adaptif dalam upaya peningkatan kesejahteraan nelayan di Kecamatan Midai telah terimplementasi secara integratif melalui pemenuhan kelima indikator tersebut. Penerapan aspek-aspek ini mampu menstimulasi tata kelola yang lebih kolaboratif dan partisipatif antara pemerintah dan masyarakat nelayan. Meskipun demikian, efektivitas model ini masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan infrastruktur pendukung dan perlunya penguatan kapasitas kelembagaan lokal secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara 300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara > 352.106 Nongovernmental Organizations/Organisasi Non Pemerintah |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Administrasi Negara | |||||||||
| Depositing User: | user IAN | |||||||||
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 03:34 | |||||||||
| Last Modified: | 05 Aug 2026 03:34 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11691 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
