ANISAH, ANISAH and Irawan, Dody and Kurmalasari, Tety (2026) ANALISIS PENGGUNAAN ALIH KODE DALAM INTERAKSI PENUTUR BAHASA BANJAR DAN BAHASA INDONESIA DI DESA SEI BULUH KOTA BATAM KEPULAUAN RIAU. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
ANISAH_2103010013_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia-Cover.pdf - Published Version Download (505kB) |
|
|
Text (Abstrak)
ANISAH_2103010013_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia-Abstrak.pdf - Published Version Download (136kB) |
|
|
Text (BAB I)
ANISAH_2103010013_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia-BAB I.pdf - Published Version Download (126kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
ANISAH_2103010013_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia-Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (102kB) |
|
|
Text (Full Teks)
ANISAH_2103010013_Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia-Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini berjudul “Analisis Penggunaan Alih Kode dalam Interaksi Penutur Bahasa Banjar dan Bahasa Indonesia di Desa Sei Buluh Kota Batam Kepulauan Riau.” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kebahasaan masyarakat Desa Sei Buluh yang mayoritas bersuku Banjar, tetapi sering beralih menggunakan bahasa Indonesia dalam interaksi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peristiwa alih kode dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif. Data berupa dua puluh tiga tuturan percakapan yang mengandung alih kode, diperoleh melalui observasi lapangan dan rekaman percakapan alami tujuh informan yang terdiri atas ibu rumah tangga, guru ngaji, dan petani. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak bebas libat cakap, teknik catat, rekam, dan dokumentasi. Instrumen penelitian adalah peneliti dengan bantuan telepon genggam dan tabel pedoman analisis data. Data dianalisis menggunakan analisis kontekstual berdasarkan teori alih kode melalui tahap pengumpulan, identifikasi, klasifikasi, analisis, dan deskripsi data, sedangkan keabsahan data diuji dengan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk alih kode yang dominan adalah alih kode internal, yaitu peralihan antara bahasa Banjar dan bahasa Indonesia. Peristiwa tersebut berlangsung secara alami dalam percakapan informal masyarakat bilingual di depan Taman Kanak-Kanak Negeri 021 Sei Buluh dan Perkebunan Kacang Panjang. Faktor-faktor yang memengaruhi alih kode meliputi faktor penutur, lawan tutur, kehadiran orang ketiga, dan perubahan topik pembicaraan.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 400. Bahasa > 410. Linguistics (Linguistik, Bahasa Indonesia 400. Bahasa > 411.52 Spelling/Ejaan dan Ucapan 400. Bahasa > 418 Applied Linguistics/Bahasa-bahasa Daerah di Indonesia |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia | |||||||||
| Depositing User: | user Bahasa1 | |||||||||
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 03:58 | |||||||||
| Last Modified: | 06 Aug 2026 03:58 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11859 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
