PARDEDE, YOSUA PARULIAN and Nuraini, Lia and Efritadewi, Ayu (2026) ANALISIS DUGAAN PELANGGARAN PENGGUNAAN HAK KEPEMILIKAN KARYA SENI RUPA URBAN LIGHT BERDASARKAN UNDANG-UNDANG HAK CIPTA (STUDI KASUS PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI NOMOR 19/PK/PDT.SUS-HKI/2023). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
YOSUA_PARULIAN_PARDEDE_2105040007_Ilmu_Hukum - Cover.pdf - Published Version Download (458kB) |
|
|
Text (Abstrak)
YOSUA_PARULIAN_PARDEDE_2105040007_Ilmu_Hukum - Abstrak.pdf - Published Version Download (314kB) |
|
|
Text (Bab I)
YOSUA_PARULIAN_PARDEDE_2105040007_Ilmu_Hukum - Bab I.pdf - Published Version Download (496kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
YOSUA_PARULIAN_PARDEDE_2105040007_Ilmu_Hukum - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (424kB) |
|
|
Text (Full Text)
YOSUA_PARULIAN_PARDEDE_2105040007_Ilmu_Hukum - Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan industri kreatif dan kemajuan teknologi telah meningkatkan potensi pelanggaran hak cipta terhadap karya seni rupa, khususnya melalui tindakan peniruan atau penggunaan karya tanpa izin pencipta. Salah satu perkara yang menjadi perhatian adalah penggunaan karya seni instalasi Love Light yang dinilai memiliki persamaan substansial dengan karya Urban Light milik Christopher Burden sebagaimana diputus dalam Putusan Peninjauan Kembali Nomor 19/PK/Pdt.Sus-HKI/2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dugaan pelanggaran penggunaan hak kepemilikan karya seni rupa Urban Light berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang undangan (statute approach) dan studi kepustakaan (library research), dengan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan karya Love Light memenuhi unsur pelanggaran hak cipta karena memiliki persamaan substansial dengan karya Urban Light, dilakukan tanpa izin pemegang hak cipta, serta dimanfaatkan untuk kepentingan komersial sehingga melanggar hak moral sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (1) serta hak ekonomi sebagaimana diatur dalam Pasal 9 ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Ditinjau berdasarkan Teori Perlindungan Hukum Represif Philipus M. Hadjon, perlindungan hukum diwujudkan melalui penyelesaian sengketa di pengadilan berupa penetapan adanya pelanggaran hak cipta, penghentian penggunaan karya, pemusnahan instalasi, pembayaran ganti rugi, dan pemulihan hak moral pencipta.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum > 346 Private Law/Hukum Privat, Hukum Perdata | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Hukum | |||||||||
| Depositing User: | user ilmuhukum | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 03:01 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 03:01 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11956 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
