LONIKA, TRI ASHA and Sayed Fauzan, Riyadi and Azrul, Asyikin (2026) TATA KELOLA INDUSTRI KREATIF : STUDI KASUS PROVINSI KEPULAUAN RIAU. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
TRI ASHA LONIKA_2205050011_Ilmu Hubungan Internasional_Cover.pdf - Published Version Download (392kB) |
|
|
Text (Abstrak)
TRI ASHA LONIKA_2205050011_Ilmu Hubungan Internasional_Abstrak.pdf - Published Version Download (67kB) |
|
|
Text (BAB I)
TRI ASHA LONIKA_2205050011_Ilmu Hubungan Internasional_BAB I.pdf - Published Version Download (98kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
TRI ASHA LONIKA_2205050011_Ilmu Hubungan Internasional_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (113kB) |
|
|
Text (Full Teks)
TRI ASHA LONIKA_2205050011_Ilmu Hubungan Internasional_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi tata kelola industri kreatif dalam menjadikan Provinsi Kepulauan Riau sebagai outlet ekspor ekonomi kreatif Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi pustaka dan analisis kebijakan. Data penelitian diperoleh dari dokumen kebijakan nasional, laporan pemerintah, Badan Pusat Statistik (BPS), publikasi ilmiah, serta berbagai dokumen terkait pengembangan ekonomi kreatif. Penelitian ini menggunakan perspektif Sub-Regional Development untuk menjelaskan bagaimana keunggulan geografis dan pembangunan kawasan strategis dapat dimanfaatkan dalam memperkuat posisi Kepulauan Riau dalam jaringan ekonomi regional dan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi tata kelola industri kreatif di Kepulauan Riau diimplementasikan melalui pengembangan tiga kawasan strategis yang memiliki fungsi saling melengkapi, yaitu Gurindam 12 Tanjungpinang sebagai pusat edukasi dan penguatan sumber daya manusia kreatif, Lobam Bintan sebagai kawasan industri dan hilirisasi produk kreatif, serta Harbour Bay Batam sebagai kawasan etalase dan konektivitas pasar internasional. Integrasi ketiga kawasan tersebut membentuk rantai nilai industri kreatif mulai dari pengembangan kapasitas, produksi, hingga promosi dan pemasaran. Namun, masih terdapat tantangan berupa koordinasi kelembagaan, penguatan kapasitas pelaku kreatif, perlindungan kekayaan intelektual, dan optimalisasi akses pasar global. Oleh karena itu, diperlukan penguatan tata kelola berbasis kolaborasi antaraktor dan kebijakan lintas sektor untuk meningkatkan daya saing industri kreatif Kepulauan Riau secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 000_umum 000_umum > 020 - 029 Library and Information Science (Perpustakaan dan Ilmu Informasi) 300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional | |||||||||
| Depositing User: | user HI | |||||||||
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 07:51 | |||||||||
| Last Modified: | 06 Aug 2026 07:51 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12003 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
