PRAYOGA, ARIK and Safitri, Dian Prima and Sholeh, Chaerey Ranba (2026) ANALISIS WACANA KEBIJAKAN: MAKAN BERGIZI GRATIS DALAM DISKURSUS PUBLIK. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
Arik_Prayoga_2205020032_Ilmu Administrasi Negara-Cover.pdf - Published Version Download (496kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Arik_Prayoga_2205020032_Ilmu Administrasi Negara-Abstrak.pdf - Published Version Download (177kB) |
|
|
Text (BAB I)
Arik_Prayoga_2205020032_Ilmu Administrasi Negara-BAB I.pdf - Published Version Download (270kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Arik_Prayoga_2205020032_Ilmu Administrasi Negara-Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (223kB) |
|
|
Text (Full Text)
Arik_Prayoga_2205020032_Ilmu Administrasi Negara-Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas pemerintah Indonesia yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mendukung pembangunan sumber daya manusia. Dalam pelaksanaannya, kebijakan ini memunculkan berbagai respons publik berupa dukungan maupun kritik terkait efektivitas program, ketepatan sasaran, keamanan pangan, dan tata kelola anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pemerintah membangun wacana kebijakan MBG serta menilai hubungan antara wacana pemerintah dan wacana publik dalam pembentukan legitimasi kebijakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Discourse Network Analysis (DNA). Data diperoleh melalui studi dokumentasi yang bersumber dari dokumen resmi pemerintah, pernyataan pejabat, pemberitaan media massa, artikel opini, dan publikasi lembaga terkait. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi aktor, argumen, dan posisi yang muncul dalam diskursus serta memetakan hubungan antaraktor dalam mendukung maupun mengkritik kebijakan MBG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah membangun wacana MBG sebagai investasi pembangunan manusia, upaya penanggulangan stunting, dan penggerak ekonomi lokal. Sementara itu, wacana publik berkembang dalam bentuk dukungan dan kritik yang berfokus pada keamanan pangan, efektivitas program, transparansi anggaran, serta ketepatan sasaran penerima manfaat. Interaksi antara kedua wacana tersebut menunjukkan bahwa legitimasi kebijakan MBG tidak hanya dibentuk oleh narasi pemerintah, tetapi juga oleh respons publik yang berkembang di ruang diskursus. Pemerintah merespons berbagai kritik melalui penguatan pengawasan, evaluasi program, dan perbaikan standar pelaksanaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberlanjutan dan legitimasi kebijakan MBG sangat dipengaruhi oleh kemampuan pemerintah membangun komunikasi yang responsif terhadap dinamika wacana publik.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara 300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara > 352.14 Local Administration, Provinces/Administrasi Lokal, Provinsi 300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara > 353.6 Administration of Health Services/Departemen Kesehatan (Depkes) 300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara > 353.8 Departments of Education/Departemen Pendidikan |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Administrasi Negara | |||||||||
| Depositing User: | user IAN | |||||||||
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 08:49 | |||||||||
| Last Modified: | 06 Aug 2026 08:49 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12047 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
