KASMITA, FERA and Okparizan, Okparizan and Rizki Azizi, Okky (2026) TATA KELOLA PERENCANAAN PROGRAM BANTUAN LANSIA OLEH BAPPEDA KOTA BATAM DALAM UPAYA PENANGGULANGAN KEMISKINAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
FERA_KASMITA_2205020065_Ilmu Administrasi Negara_Cover.pdf - Published Version Download (939kB) |
|
|
Text (Abstrak)
FERA_KASMITA_2205020065_Ilmu Administrasi Negara_Abstrak.pdf - Published Version Download (277kB) |
|
|
Text (Bab I)
FERA_KASMITA_2205020065_Ilmu Administrasi Negara_Bab I.pdf - Published Version Download (342kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
FERA_KASMITA_2205020065_Ilmu Administrasi Negara_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (237kB) |
|
|
Text (Full Teks)
FERA_KASMITA_2205020065_Ilmu Administrasi Negara_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya kelompok lanjut usia (lansia) yang berada dalam kondisi rentan secara sosial dan ekonomi di Kota Batam sehingga memerlukan perhatian pemerintah melalui Program Bantuan Sosial Lansia sebagai bagian dari upaya penanggulangan kemiskinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tata kelola perencanaan Program Bantuan Sosial Lansia oleh BAPPEDA Kota Batam, koordinasi antara BAPPEDA dan Dinas Sosial dalam proses perencanaan, serta faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola perencanaan Program Bantuan Sosial Lansia dilaksanakan melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah, dengan BAPPEDA berperan sebagai koordinator dan fasilitator, sedangkan Dinas Sosial berperan dalam penyediaan data, penetapan sasaran, dan aspek teknis program. Berdasarkan perspektif Collaborative Governance Ansell dan Gash, proses tersebut menunjukkan adanya koordinasi antarpemerintah (government to government) melalui kondisi awal, kepemimpinan fasilitatif, desain kelembagaan, dan proses kolaboratif. Faktor pendukung meliputi komitmen pemerintah, koordinasi antarpemerangkat daerah, ketersediaan data, dan sinergi kebijakan, sedangkan faktor penghambat meliputi pemutakhiran data, mobilitas penduduk, perubahan kondisi penerima bantuan, dan keterbatasan anggaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tata kelola perencanaan Program Bantuan Sosial Lansia telah berjalan, namun masih memerlukan penguatan sinkronisasi data, koordinasi antarpemerangkat daerah, dan dukungan anggaran agar program lebih tepat sasaran. Kata Kunci: Tata Kelola Perencanaan, Program Bantuan Sosial Lansia, BAPPEDA, Collaborative Governance, Penanggulangan Kemiskinan
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Administrasi Negara | |||||||||
| Depositing User: | user IAN | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 02:01 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 02:01 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12341 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
