SITUMEANG, ROSSINDY HERYANTI and Pangestoeti, Wahjoe and Kurnianingsih, Fitri (2026) ANALISIS PERAN BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPELITBANG) DALAM INTEGRASI TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN (SDGs) KE DALAM RPJMD KOTA TANJUNGPINANG. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
ROSSINDY_HERYANTI_SITUMEANG_2105020059_Ilmu Administrasi Negara.pdf Download (514kB) |
|
|
Text (Abstrak)
ROSSINDY_HERYANTI_SITUMEANG_2105020059_Ilmu Administrasi Negara_Abstrak.pdf - Published Version Download (390kB) |
|
|
Text (Bab 1)
ROSSINDY_HERYANTI_SITUMEANG_2105020059_Ilmu Administrasi Negara_Bab 1.pdf - Published Version Download (569kB) |
|
|
Text (Daftar Referensi)
ROSSINDY_HERYANTI_SITUMEANG_2105020059_Ilmu Administrasi Negara_Daftar Referensi.pdf - Published Version Download (397kB) |
|
|
Text (FULL TEKS)
ROSSINDY_HERYANTI_SITUMEANG_2105020059_ILMU ADMINISTRASI NEGARA - Full teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPELITBANG) Kota Tanjungpinang dalam mengintegrasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif yang sistematis dengan fokus kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, sementara tahapan evaluasi akhir mencakup reduksi data, penyusunan data, dan perumusan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan dalam menjalankan perannya, BAPPEDA telah menerapkan proses perencanaan sistematis yang meliputi pelibatan para pemangku kepentingan, penentuan langkah dan prioritas kebijakan pembangunan, koordinasi kolaboratif yang diperlukan, serta pemanfaatan data dan kajian. Kurangnya data mengenai indikator SDGs, beragamnya tingkat pemahaman di kalangan instansi daerah, keterbatasan waktu dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), kendala terkait kapasitas sumber daya manusia, serta perlunya menyelaraskan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dengan visi dan misi kepala daerah merupakan beberapa hambatan yang masih ada dalam peran BAPPELITBANG dalam proses integrasi ini. Regulasi saat ini, komitmen pemerintah daerah, peningkatan koordinasi, dan sistem data yang lebih baik memberikan peluang kepada BAPPELITBANG untuk memperkuat integrasi tersebut. Agar implementasi SDGs berjalan efektif, penyusunan RPJMD perlu mencakup peningkatan kualitas aparatur pemerintah, koordinasi, dan sistem data yang terintegrasi.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara > 352.63 Government Workers/Pegawai Pemerintah | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Administrasi Negara | |||||||||
| Depositing User: | user IAN | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 08:10 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 08:10 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12444 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
