MAULIDIA, WAN and Aslamaturrahmah Dwi Putri, Nur and Winarti, Novi (2026) PENERAPAN PRINSIP NEW PUBLIC SERVICE DALAM PELAYANAN PUSPAGA UNTUK PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP ANAK DI KOTA TANJUNGPINANG TAHUN 2025. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (COVER)
WAN MAULIDIA_2205010066_ILMU PEMERINTAHAN_COVER.pdf Download (290kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
WAN MAULIDIA_2205010066_ILMU PEMERINTAHAN_ABSTRAK.pdf Download (15kB) |
|
|
Text (BAB 1)
WAN MAULIDIA_2205010066_ILMU PEMERINTAHAN_BAB 1.pdf Download (68kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
WAN MAULIDIA_2205010066_ILMU PEMERINTAHAN_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (53kB) |
|
|
Text (FULL TEKS)
WAN MAULIDIA_2205010066_ILMU PEMERINTAHAN_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Kekerasan terhadap anak masih menjadi permasalahan yang memerlukan upaya pencegahan melalui pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak dan penguatan ketahanan keluarga. Sebagai layanan preventif yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM), Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Kota Tanjungpinang berperan dalam memberikan edukasi, konsultasi, dan pendampingan kepada keluarga. Namun, implementasi pelayanan PUSPAGA masih menghadapi tantangan berupa sosialisasi yang belum merata, koordinasi lintas sektor yang belum optimal, serta keterbatasan kapasitas petugas. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan tujuh prinsip New Public Service (NPS) dalam pelayanan PUSPAGA Kota Tanjungpinang Tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, dan dokumentasi terhadap enam informan yang terdiri atas unsur DP3APM, petugas PUSPAGA, orang tua penerima layanan, dan guru sekolah. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan PUSPAGA telah menerapkan tujuh prinsip New Public Service, yaitu melayani warga negara, mengutamakan kepentingan publik, mengedepankan nilai kewargaan, berpikir strategis dan bertindak demokratis, memahami kompleksitas akuntabilitas, melayani daripada mengendalikan, serta menghargai manusia. Penerapan prinsip-prinsip tersebut tercermin melalui layanan konsultasi, konseling, edukasi pengasuhan, pendampingan, rujukan, perlindungan kerahasiaan, dan kolaborasi lintas sektor. Meskipun demikian, implementasinya belum optimal sehingga diperlukan penguatan sosialisasi, koordinasi, serta kapasitas petugas agar pelayanan PUSPAGA semakin responsif, inklusif, dan berorientasi pada pemenuhan hak anak serta ketahanan keluarga.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Pemerintahan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmupemerintahan | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 04:49 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 04:49 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12500 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
