Sandi, Jibril Pratama Artha and Shanty, Isnaini Leo and Leoni, Tessa Dwi (2026) ANALISIS MAKNA PANTANG LARANG MASYARAKAT BUGIS DESA SUNGAI SEBESI KECAMATAN KUNDUR KABUPATEN KARIMUN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
JIBRIL PRATAMA ARTHA SANDI_2203010056_PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA_Cover.pdf - Published Version Download (545kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
JIBRIL PRATAMA ARTHA SANDI_2203010056_PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA_ABSTRAK.pdf - Published Version Download (297kB) |
|
|
Text (BAB 1)
JIBRIL PRATAMA ARTHA SANDI_2203010056_PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA_BAB 1.pdf - Published Version Download (353kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
JIBRIL PRATAMA ARTHA SANDI_2203010056_PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (269kB) |
|
|
Text (Full Teks)
JIBRIL PRATAMA ARTHA SANDI_2203010056_PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Sandi, Jibril Pratama Artha. 2026. Pantang larang Masyarakat Bugis Desa Sungai Sebesi Kecamatan Kundur Kabupaten Karimun. Skripsi. Tanjungpinang: Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jurusan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Pembimbing I: Dra. Isnaini Leo Shanty, M.Pd., Pembimbing II: Tessa Dwi Leoni, S.Pd., M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna konotatif pantang larang masyarakat Bugis Desa Sungai Sebesi Kecamatan Kundur Kabupaten Karimun. Objek penelitian ini adalah pantang larang masyarakat Bugis Desa Sungai Sebesi, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan, perekaman, pencatatan, wawancara mandalam, dan pengalihan wacana. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap informan kunci, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peneliti menemukan 26 data pantang larang yang masih digunakan dalam kehidupan sehari-hari, pantang larang yang ditemukan termasuk ke dalam makna konotatif positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pantang larang yang diwariskan secara turun-temurun di balik larangan yang tampak bernuansa mistis, pantang larang tersebut sesungguhnya berfungsi sebagai pedoman hidup yang mengandung nilai-nilai positif bagi masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber pemahaman bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk melestarikan nilai budaya leluhur. Kata Kunci: Pantang Larang, Makna Konotatif, Semantik, Masyarakat Bugis Desa Sungai Sebesi.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 400. Bahasa > 410. Linguistics (Linguistik, Bahasa Indonesia | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia | |||||||||
| Depositing User: | user Bahasa1 | |||||||||
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 06:58 | |||||||||
| Last Modified: | 04 Aug 2026 06:58 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11642 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
