Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

KOMODIFIKASI TARI TRADISI MELAYU MELALUI KONTEN DIGITAL (STUDI NETNOGRAFI PADA MEDIA SOSIAL TIKTOK)

RAMDANI, MUHAMMAD and Teguh Setiandika, Igiasi and Casiavera, Casiavera (2026) KOMODIFIKASI TARI TRADISI MELAYU MELALUI KONTEN DIGITAL (STUDI NETNOGRAFI PADA MEDIA SOSIAL TIKTOK). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
MUHAMMAD RAMDANI_2205030014_Sosiologi_Cover.pdf - Published Version

Download (800kB)
[img] Text (Abstrak)
MUHAMMAD RAMDANI_2205030014_Sosiologi_Abstrak.pdf - Published Version

Download (338kB)
[img] Text (BAB I)
MUHAMMAD RAMDANI_2205030014_Sosiologi_BAB I.pdf - Published Version

Download (336kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
MUHAMMAD RAMDANI_2205030014_Sosiologi_Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (337kB)
[img] Text (Full Teks)
MUHAMMAD RAMDANI_2205030014_Sosiologi_Full Teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Ditengah arus globalisasi dan digitalisasi, eksistensi kesenian tradisional menghadapi tantangan, namun generasi muda memanfaatkan TikTok sebagai ruang baru untuk pelestarian sekaligus komersialisasi budaya. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan bentuk-bentuk komodifikasi konten tari tradisi melayu dalam konten tari tradisi melayu di medsos TikTok.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan netnografi.Teknik Pengumpulan data dilakukan melalui observasi digital non partisipan, dokumentasi, dan wawancara E-interview dengan tujuh informan yang terdiri dari kreator konten tari dan pengelola sanggar seni di media sosial TikTok. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis tematik, serta dibedah melalui kerangka Teori Komodifikasi dari Vincent Mosco dan Teori Industri Budaya dari Adorno & Horkheimer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses transformasi budaya di TikTok melahirkan tiga bentuk komodifikasi utama. Pertama, komodifikasi isi (konten), yang terwujud melalui penyederhanaan kompleksitas gerak, penyesuaian pola lantai menjadi diagonal akibat restriksi ruang layar vertikal TikTok (15-60 detik), dan hibridisasi busana adat dengan gaya kasual modern demi memenuhi nilai kebaruan visual. Kedua, komodifikasi khalayak, di mana interaksi penonton berupa akumulasi likes, komentar, dan penggunaan tagar spesifik (misalnya #TariMelayu, #zapintiktok) dikonversi menjadi komoditas informasi pasar bagi platform. Audiens juga berperan aktif sebagai ko-produser melalui ruang interaksi di kolom komentar. Ketiga, komodifikasi tenaga kerja, yang terlihat dari integrasi jadwal latihan fisik dengan rutinitas produksi digital yang intensif guna menjaga performa algoritma, di mana waktu luang kreator diubah menjadi tenaga kerja digital. Praktik ini mendatangkan keuntungan ekonomi (seperti endorsement dan peningkatan sewa jasa sanggar) sekaligus melahirkan kerentanan struktural berupa ancaman kriminalitas digital seperti penipuan.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDIgiasi, Teguh SetiandikaNIP.198707302022031003
UNSPECIFIEDCasiavera, CasiaveraNIP.199109112022032017
Subjects: 300. Ilmu Sosial > 390. Adat Istiadat, Etiket, Folklor > 390.0072 Research Methods/Metode Riset Penelitian tentang Adat Istiadat dan Kebiasaan
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: user sosiologi
Date Deposited: 12 Aug 2026 02:27
Last Modified: 12 Aug 2026 02:27
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12346

Actions (login required)

View Item View Item