Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

PEMBERDAYAAN PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH MELALUI KOMUNITAS BEPROKEPRI DALAM MENDORONG KEMANDIRIAN EKONOMI TANJUNGPINANG

ZAHARA, FIRNA PUTRI AZ and Akhyary, Edy and Gemilang, Reza (2026) PEMBERDAYAAN PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH MELALUI KOMUNITAS BEPROKEPRI DALAM MENDORONG KEMANDIRIAN EKONOMI TANJUNGPINANG. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
FIRNA_PUTRI_AZ_ZAHARA_2205020052_Ilmu_Administrasi_Negara - Cover.pdf - Published Version

Download (524kB)
[img] Text (Abstrak)
FIRNA_PUTRI_AZ_ZAHARA_2205020052_Ilmu_Administrasi_Negara - Abstrak.pdf - Published Version

Download (179kB)
[img] Text (Bab I)
FIRNA_PUTRI_AZ_ZAHARA_2205020052_Ilmu_Administrasi_Negara - Bab I.pdf - Published Version

Download (218kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
FIRNA_PUTRI_AZ_ZAHARA_2205020052_Ilmu_Administrasi_Negara - Daftar Pustak.pdf - Published Version

Download (228kB)
[img] Text (Full Text)
FIRNA_PUTRI_AZ_ZAHARA_2205020052_Ilmu_Administrasi_Negara - Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Tanjungpinang masih menghadapi berbagai hambatan dalam mengembangkan usaha, seperti keterbatasan modal, rendahnya kapasitas manajerial dan literasi digital, serta akses pasar yang belum optimal. Pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satunya melalui Komunitas Beli Produk Kepulauan Riau (BEPROKEPRI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan pelaku UMKM dalam mendorong kemandirian ekonomi melalui Komunitas Beprokepri di Kota Tanjungpinang, serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, mengacu pada Teori Pemberdayaan (Empowerment Theory) Perkins dan Zimmerman (1995) yang membedakan proses pemberdayaan (empowering processes) dan hasil pemberdayaan (empowered outcomes). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Pemberdayaan pelaku UMKM melalui komunitas Beprokepri telah berjalam secara optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunitas Beprokepri telah menjalankan proses pemberdayaan melalui peningkatan keterampilan, peningkatan kapasitas, dan penguatan kontrol diri pelaku UMKM, yang tercermin pada tingkat individu, organisasi, dan komunitas. Proses tersebut menghasilkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola sumber daya, mengambil keputusan secara mandiri, dan memperluas pengaruh terhadap lingkungan sosial, sehingga komunitas berperan sebagai aktor non-pemerintah yang efektif dalam praktik collaborative governance. Namun, masih ditemui dalam pemberdayaan hambatan berupa rendahnya partisipasi anggota, keterbatasan modal, tantangan digitalisasi, keterbatasan kapasitas pengurus, dan belum optimalnya sinergi dengan pemerintah daerah. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kelembagaan komunitas serta kolaborasi berkelanjutan antara komunitas, pemerintah daerah, dan sektor swasta untuk mendukung kemandirian ekonomi UMKM secara lebih inklusif dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDAkhyary, EdyNIP.196909082021211006
UNSPECIFIEDGemilang, RezaNIP.199706182024061002
Subjects: 300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara > 352.106 Nongovernmental Organizations/Organisasi Non Pemerintah
300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara > 354 Administration of Economy/Departemen Perekonomian
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Administrasi Negara
Depositing User: user IAN
Date Deposited: 12 Aug 2026 02:07
Last Modified: 12 Aug 2026 02:07
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12357

Actions (login required)

View Item View Item